Apa itu kayusiwak?

Pernah melihat orang yang sedang gosok gigi menggunakan semacam batang kayu kecil? atau pernah dapat oleh-oleh batang kayu dari saudara atau keluarga yang baru pulang dari umroh atau berhaji? Kemungkinan besar kayu yang digunakan tersebut adalah "siwak", siwak adalah akar atau ranting yang diambil dari pohon dengan nama ilmiah Salvadora Persica, sejak dahulu kayu siwak sudah digunakan sebagai sikat gigi karena manfaat yang terdapat didalamnya begitu banyak, salah satunya yakni siwak sebagai zat antibakterial.

Jadi, bersiwak adalah suatu kegiatan yang menggunakan kayu siwak untuk menyikat gigi dan mengambil manfaat yang terkandung didalamnya. Cara bersiwak adalah dengan mengupas kulit luarnya terlebih dahulu lalu digigit dengan dengan gigi geraham hingga lunak seperti serabut baru digosokkan ke permukaan gigi dan mulut, lebih lengkapnya kamu bisa baca artikel Bagaimana Cara menggunakan Kayu Siwak dan Miswak yang Baik dan Benar?. Jadi, sudah bersiwak hari ini? Mari jaga kesehatan gigi dan mulut kita dengan bersiwak.

Cara menggunakan Kayu Siwak

1. Kunyah salah satu ujung kayu sampai mengelupas. Menggunakan siwak untuk menyikat gigi itu mudah dan menyenangkan! Jika Anda mempunyai kayu yang "baru" — yang belum digunakan — mulailah dengan mengunyah kulit kayu pada ujung kayu. Hentikan ketika Anda mengenai kurang lebih 3 cm di bawah lapisan kulit kayu. Keluarkan dan buang kulit kayu itu. Rasa "pedas" atau "membakar" bisa timbul dari kegiatan mengunyah kayu siwak. Meskipun bagi sebagian orang tidak nyaman, namun hal ini tidak berbahaya.

2. Kunyah bagian tengahnya sampai lunak dan membentuk bulu-bulu. Ketika Anda mengenai kayu di bawah kulit di bagian ujung siwak, mulailah mengunyah. Tujuan Anda adalah melunakkan kayu ini sehingga menjadi bulu-bulu tipis berserat. Hanya butuh waktu satu atau dua menit — Anda akan tahu kalau sudah siap ketika ujung kayu sudah cukup lunak sehingga bisa dimekarkan sedikit seperti sebuah sikat kecil. Idealnya, Anda menginginkan resistansi yang amat sedikit terhadap bulu (mirip dengan sikat gigi berbulu lembut)

3. Rendam ujungnya di dalam air. Secara tradisional, siwak digunakan tanpa pasta gigi atau produk-produk kesehatan mulut lainnya, sekalipun kalau mau Anda bisa menggunakannya. Untuk menggunakan siwak secara tradisional, celup ujung kayu ke dalam air (seperti yang Anda lakukan ketika hendak menambahkan pasta gigi ke sikat gigi). Sebagai alternatif, banyak pemakai siwak tradisional menggunakan air mawar sebagai pengganti air biasa agar baunya harum.

4. Pegang kayu siwak dengan satu jempol di bawah. Sekarang Anda siap menyikat gigi. Anda bisa mengenggam kayu itu senyaman Anda — ingatlah bahwa Anda akan menyikat menggunakan ujung kayu, bukan sampingnya, seperti sikat gigi. Secara tradisional, kayu siwak dipegang dengan cara meletakkan jempol tangan kanan tepat di bawah dan belakang ujung yang berbulu, meletakkan ujung kelingking di bawah punggung kayu, dan tiga jari lainnya di bagian atas.

5. Sikat gigi Anda dengan ujung yang berbulu. Sekarang mulailah menyikat gigi! Tekan ujung kayu yang berbulu ke gigi Anda dan gerakkan perlahan naik turun untuk menggosok permukaan bagian depan. Gerakkan perlahan di sekitar mulut, perlahan saja dan kenai setiap permukaan gigi dengan bulu. Jangan tekan terlalu keras — tujuan Anda adalah menggosok gigi dengan lembut, bukan mengikir atau mencungkilnya. Bagi seseorang yang terbiasa menggunakan sikat gigi, pada awalnya kayu siwak mungkin terasa aneh, namun setelah beberapa kali mencoba akan menjadi intuitif. Jangan lupa membersihkan bagian belakang gigi Anda sama seperti yang Anda lakukan dengan sikat gigi!

6. Potong bulu-bulu yang lama setiap beberapa hari. Jaga kayu siwak tetap baru dengan memotong atau mematahkan bulu-bulu lama yang sudah usang dengan menggunakan pisau (atau dengan tangan). Tergantung seberapa sering Anda membersihkan gigi dan jenis kayu siwak yang Anda gunakan, daya tahan bulu siwak rata-rata berbeda. Secara umum, Anda perlu memotong bulu-bulu itu tiap kali terlihat seperti sapu yang usang dan tua. Biasanya ini berarti memotongnya setiap beberapa hari sekali.

7. Simpan kayu siwak di tempat kering. Ketika Anda selesai menyikat gigi, segera bersihkan siwak dari sisa-sisa dan bilas sebentar. Simpan siwak di tempat yang bersih tetapi terbuka, bukan di dalam sebuah tas atau wadah, yang bisa mendorong tumbuhnya jamur karena kayunya lembab. Jauhkan kayu siwak dari wastafel atau toilet untuk menghindari perpindahan bakteri secara tidak sengaja dari percikan air.

FAQ

Apakah saya harus mengupas bagian luar? Dalam rangka mendapatkan serat, kamu harus mengupas sekitar 1 cm lapisan luar agar serat terlihat.

Berapa lama satu batang digunakan? Hal itu sangat tergantung seberapa sering kamu memotong ujung dari batang. Setiap kayu siwak dapat dipotong sekitar 13 kali (setiap 1 cm) hingga sekitar ukuran panjang jari kelingking, jadi kamu memotong ujungnya sehari sekali, maka satu batang dapat bertahan hingga 13 hari!

Apakah semua kayu siwak memiliki ukuran dan panjang yang sama? Karena kayu siwak dipotong dari pohon, siwak memili beragam bentuk, panjang dan ketebalan

Seberapa sering saya harus menggunakan kayu siwak? Kamu dapat menggunakannya sesering yang kamu inginkan, siwak bekerja dengan bagus ketika selesai makan dan saat bepergian karena kamu tidak membutuhkan air atau pasta gigi untuk menggunakan kayu siwak.

Dimana saya harus menyimpan kayu siwak? Untuk menjaga kayu siwak kamu tetap segar, simpan kayu siwak di lingkungan yang kering dan terdapat udara, jauhkan dari sinar matahari. Hindari menyimpan kayu siwak dikamar mandi karena dia sangat cepat menyerap.

Seperti apa rasa dari kayu siwak? Sulit untuk menjelaskan apa rasanya tanpa anda mencobanya terlebih dahulu! Penjelasan yang paling bagus adalah kayu siwak itu segar.

Apa yang harus saya lakukan ketika serat kayu siwak mengering? Cukup direndam diair biasa sebentar saja.

Saya mendengar bahwa orang menaruh kayu siwak didalam kulkas, apakah itu benar? Beberapa orang suka untuk menyimpan kayu siwak dikulkas untuk menjaga kayu siwak tetap segar untuk penggunaan kedepannya, boleh-boleh saja menaruhnya dikulkas namun tetap diperhatikan bahwa jika ditaruh dikulkas kayu siwak tidak dapat langsung digunakan karena akan mengeras dan dingin (bahkan mungkin beku).

Kapan saya harus memotong ujung kayu siwak? Jawaban singkat: kapan saja kamu membutuhkan hal tersebut. Jawaban lebih lengkap cek laman berikut.

Apakah kayu siwak memiliki tanggal kadaluarsa? kayu siwak tidak memiliki tanggal kadaluarsa, tapi kesegarannya semakin lama akan berkurang sedikit demi sedikit. Karena kayu siwak adalah produk alami dan bereaksi dengan lingkungan sekitarnya, kayu siwak mungkin akan mengering atau mulai berjamur jadi setelah dibuka dari segel kedap udara sebaiknya langsung segera digunakan.

Elements

Text

This is bold and this is strong. This is italic and this is emphasized. This is superscript text and this is subscript text. This is underlined and this is code: for (;;) { ... }. Finally, this is a link.


Heading Level 2

Heading Level 3

Heading Level 4

Heading Level 5
Heading Level 6

Blockquote

Fringilla nisl. Donec accumsan interdum nisi, quis tincidunt felis sagittis eget tempus euismod. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus vestibulum. Blandit adipiscing eu felis iaculis volutpat ac adipiscing accumsan faucibus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus lorem ipsum dolor sit amet nullam adipiscing eu felis.

Preformatted

i = 0;

while (!deck.isInOrder()) {
    print 'Iteration ' + i;
    deck.shuffle();
    i++;
}

print 'It took ' + i + ' iterations to sort the deck.';

Lists

Unordered

  • Dolor pulvinar etiam.
  • Sagittis adipiscing.
  • Felis enim feugiat.

Alternate

  • Dolor pulvinar etiam.
  • Sagittis adipiscing.
  • Felis enim feugiat.

Ordered

  1. Dolor pulvinar etiam.
  2. Etiam vel felis viverra.
  3. Felis enim feugiat.
  4. Dolor pulvinar etiam.
  5. Etiam vel felis lorem.
  6. Felis enim et feugiat.

Icons

Actions

Table

Default

Name Description Price
Item One Ante turpis integer aliquet porttitor. 29.99
Item Two Vis ac commodo adipiscing arcu aliquet. 19.99
Item Three Morbi faucibus arcu accumsan lorem. 29.99
Item Four Vitae integer tempus condimentum. 19.99
Item Five Ante turpis integer aliquet porttitor. 29.99
100.00

Alternate

Name Description Price
Item One Ante turpis integer aliquet porttitor. 29.99
Item Two Vis ac commodo adipiscing arcu aliquet. 19.99
Item Three Morbi faucibus arcu accumsan lorem. 29.99
Item Four Vitae integer tempus condimentum. 19.99
Item Five Ante turpis integer aliquet porttitor. 29.99
100.00

Buttons

  • Disabled
  • Disabled

Form

UpDog logo Host your own website for free with UpDog.